Jumlah Penduduk Kabupaten Nagekeo per Maret 2018, 163.958 Orang, Laki-Laki 80.943 orang, Perempuan 83.015 orang, Jumlah Kepala Keluarga 36.713, Jumlah Kepemilikan Akta Kelahiran 53.528, Jumlah Kepemilikan Akta Perkawinan 23.833

Tertib Administrasi Kependudukan

Dokumen Kependudukan

 

Dasar Hukum Administrasi Kependudukan terdiri dari lima buah, yaitu; UU no. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan; PP No. 37 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan; Perpres NO. 25 Tahun 2008 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil; Perpres No. 26 Tahun 2009 tentang Penerapan KTP Berbasis NIK secara Nasional; dan Perpres No. 35 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Perpres No. 26 Tahun 2009.

Substansi adminduk adalah berupa pencatatan sipil dan pendaftaran kependudukan. Pencatatan sipil berupa pencatatan kelahiran, lahir mati, perkawinan, pembatalan perkawinan, perceraian, pembatalan perceraian, kematian, pengangkatan pengesahan dan pengakuan anak, perubahan nama dan perubahan status kewarganegaraan, peristiwa penting dan pelaporan penduduk yang tidak bisa melapor sendiri.

Sementara pendaftaran kependudukan berupa pencatatan biodata penduduk per keluarga berikut sidik jari (biometrik), pencatatan atas pelaporan peristiwa kependudukan, pendataan penduduk rentan kependudukan, pelaporan penduduk yang tidak dapat melapor sendiri. Manfaat yang diperoleh pemerintah adalah dalam hal  perumusan kebijakan, perencanaan pembangunan, kebutuhan sektor pembangunan lain, pemilu dan pilkada, penyusunan perkembangan kependudukan; penyusunan proyeksi pembangunan, verifikasi jati diri penduduk dan dokumen kependudukan.

Tujuan Administrasi Kependudukan

Pertama, Tertib Database Kependudukan  meliputi terbangunnya database kependudukan yang akurat di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat; database kependudukan Kabupaten/ Kota tersambung (online) dengan Provinsi dan Pusat dengan menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK); database kependudukan Depdagri dan daerah tersambung (online) dengan instansi pengguna.

Kedua, Tertib Penerbitan NIK meliputi  NIK diterbitkan setelah penduduk mengisi biodata penduduk per keluarga (F-1.01) dengan menggunakan SIAK; tidak adanya NIK ganda; pemberian NIK kepada semua penduduk harus selesai akhir tahun 2011.

Read more: Tertib Administrasi Kependudukan

Kemendagri Targetkan Distribsi e-KTP Kelar Sebelum Pilkada Serentak

                             Mendagri Tjahjo Kumolo

 

 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menargetkan pendistribusian Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di seluruh daerah selesai ‎sebelum dilakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, pada Desember 2015.

Walaupun masih ada sejumlah kendala mengenai data penduduk di daerah saat ini.

"Setidaknya begitu (target kemendagri sebelum Pilkada serentak). Semoga tahun ini dapat menyelesaikan sisa (pendistribusiannya)". Proyek ini sebelumnya mangkrak karena di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) KPK berhasil membongkar praktek korupsinya dan menjerat Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Sugiharto sebagai tersangka.

Selain itu, proyek bernilai triliunan rupiah itu pun sempat dipetieskan sementara oleh Menteri Tjahjo, dan baru dikerjakan lagi awal tahun 2015 lalu.

Sejauh ini, dijelaskan Tjahjo‎, ada sekitar empat jutae-KTP memasuki tahap pendistribusian, seraya pemerintah merapikan satu juta data penduduk yang terekam ganda di sejumlah daerah. ‎Adapun soal blanko, kata Politikus PDIP itupun sedang digenjot penyalurannya.

‎"Jadi bertahap blanko dikirim, didistribusikan, kemudian ada juga yang diserahkan daerah untuk mencetak blanko. ‎Intinya tahun ini semoga menyelesaikan sisa yang 4 jutaan itu, dan merapikan hampir 1 juta data ganda yang sempat terekam," kata mantan anggota DPR tersebut.

Pelayanan Pencatatan Perkawinan (BS) Massal, Pelayanan Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga di Kelurahan Dhawe, Kecamatan Aesesa

                      

Kadis memberikan pengarahan kepada masyarakat Kelurahan Dhawe                                                       Masyarakat antusias mengikuti penjelasan dari petugas Pendaftaran  

                                                                                                                                                                            Penduduk dan Pencatatan Sipil

 

Sebanyak 61 pasangan suami istri mendapatkanpelayananpencatatanperkawinan (BS), 67 pelayanan akta kelahiran, dan 20 pengurusan kartu keluarga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal  11- 12 Juni 2015 yang  diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo melaui bidang Bidang Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, di Kelurahan Dhawe, Kecamatan Aesesa.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo La Safrudin mengatakan pelayanan administrasi  Kependudukan pada hari ini adalah untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama antara Dinas dan aparatur desa dan unsur lingkungan. Dokumen kependudukan itu penting. “karena berguna untuk pengurusan raskin, kartu keluarga, KTP, dan anak yang mau sekolah membutuhkan dokumen akta kelahiran. Untuk itu masyarakat harus urus semua dokumen kependudukan, “ jelas Kadis La Safrudin.

Lurah Dhawe, Petrus B. Soa, pada kesempatan tersebut meminta agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo agar turun lagi di Kelurahan Dhawe untuk melayani masyarakat di Lingkungan I dan Lingkungan II. 

Penyerahan Dokumen Kutipan Akta Pencatatan Sipil Kepada Masyarakat Desa Raja Selatan

Penyerahan Dokumen Kutipan Akta Pencatatan Sipil Kepada Masyarakat Desa Raja Selatan

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo, Paulus Dominikus Sole menyerahkan Kutipan Akta Perkawinan kepada 60 pasang suami isteri, Akta Kelahiran sebanyak 17 lembar, dan Pengesahan Anak sebanyak 10 lembar di Desa Raja Selatan, Kecamatan Boawae pada hari jumad tanggal 05 Juni 2015 bertempat di Kantor Desa setempat. Paulus Dominikus Sole pada kesempatan itu menjelaskan pengurusan dokumen kependudukan langsung kepada masyarakat di sejumlah desa di Nagekeo merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik dan terus berkelanjutan ditahun berikutnya. Sehingga pada akhirnya semua warga Desa Raja Selatan memiliki dokumen kependudukan resmi. Sementara itu, Kepala Desa Raja Selatan, Blasius Mola menyambut baik dan sekaligus memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. 

 

J a m :

Thursday, 24 May 2018
Thursday, 09 Ramadan 1439
Asia - Makassar

Interaktif