Jumlah Penduduk Kabupaten Nagekeo per Maret 2018, 163.958 Orang, Laki-Laki 80.943 orang, Perempuan 83.015 orang, Jumlah Kepala Keluarga 36.713, Jumlah Kepemilikan Akta Kelahiran 53.528, Jumlah Kepemilikan Akta Perkawinan 23.833

Pelayanan Pencatatan Perkawinan (BS) Massal dan Pelayanan Akta Kelahiran Di Desa Tengatiba Kecamatan Aesesa Selatan

 
Masyarakat Desa Tengatiba antusias mengikuti penjelasan petugas pencatatan perkawinan

 

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo melalui Bidang Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil melakukan pelayanan Pencatatan Perkawinan (BS) kepada 13 pasang suami isteri dan pelayanan akta kelahiran sebanyak 36 anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 05 Mei  2015 di Desa Tengatiba, Kecamatan Aesesa Selatan.

Menurut Kepala Bidang Pencatatan Sipil, Hildegard Lengu dalam pelayanan Pencatatan Perkawinan (BS) sebanyak 50 pasang suami istri yang belum melengkapi data-data pendukung seperti ijazah, akta kelahiran, surat permandian, nama orang tua tidak sesuai dengan akta anak yang sudah diterbitkan, data anak belum ada dalam kartu keluarga, serta dokumen kependudukan lainnya. Bagi 50 pasang suami istri ini  dalam waktu dekat segera melengkapi data-data yang belum lengkap agar bisa mendapatkan akta perkawinan.

Lebih lanjut di katakan Pelayanan seperti  ini tentu harus ditingkatkan karena negara berkewajiban memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami penduduk. 

 

Pelayanan KTP Elektronik Tidak Dihentikan Total


Mendagri, Tjahjo Kumolo 

Jakarta-Langkah Kementrian Dalam Negeri (Kemendgari) melalukan moratorium program KTP elektronik diupayakan tidak berdampak pada masyarakat.
Caranya, mengevaluasi sistem KTP elektronik, namun tetap membagikan blanko KTP elektronik ke pemerintah daerah. Dengan demikian, masyarakat tetap bisa mendapat KTP elektronik yang telah di cetak Pemda.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjelaskan, kendati moratorium dilakukan, pencetakan blangko dan pembagiannya terus berjalan. "Pada 08 November saya memerintahkan pencetakan blangko karena ternyata ada kekurangan 40 juta blangko KTP elektronik bagi pemda se-Indonesia, " terangnya.
Hal tersebut ditempuh agar masyarakat tidak mengeluh karena tidak mendapatkan KTP elektronik. Apalagi, sesuai data Kemendagri, masyarakat yang mengajukan pembuatan KTP elektronik dalam sehari mencapai 15 ribu orang untuk seluruh Indonesia.
"Kalau pembagian blangko dihentikan, masyarakat merugi. Padahal KTP elektronik itu nyawanya warga negara. Untuk perbankan, paspor, dam dokumen resmi lain. "tuturnya. 

Read more: Pelayanan KTP Elektronik Tidak Dihentikan Total

Penyerahan Kutipan Akta Perkawinan Kepada Masyarakat Desa Raja Timur


Penyerahan Kutipan Akta Perkawinan kepada masyarakat di Desa Raja Timur, Kecamatan Boawae

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo, La Safrudin menyerahkan Kutipan Akta Perkawinan kepada 56 pasang suami isteri di di Desa Raja Timur, Kecamatan Boawae, Selasa, 28 April 2015 bertempat di aula Kantor Desa setempat. La Safrudin pada kesempatan itu menjelaskan pengurusan dokumen kependudukan langsung kepada masyarakat di sejumlah desa di Nagekeo merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. Masyarakat juga diimbau secara dini mengurus kelengkapan dokumen kependudukan bagi anak-anaknya.

Sementara itu, Kepala Desa Raja Timur, Adolfus Mana menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Diharapkan tidak hanya pelayanan pencatatan perkawinan tetapi juga dokumen kependudukan lainnya bagi masyarakat.



 

 

Pelayanan Pencatatan Perkawinan Massal

Masyarakat Desa Woloede antusias mengikuti penjelasan petugas pencatatan perkawinan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo melalui Bidang Pencatatan Sipil melakukan pelayanan Pencatatan Perkawinan (BS) kepada 73 pasang suami isteri. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, 20-21 April 2015 di Desa Woloede, Kecamatan Mauponggo.

Read more: Pelayanan Pencatatan Perkawinan Massal

J a m :

Thursday, 24 May 2018
Thursday, 09 Ramadan 1439
Asia - Makassar

Interaktif