Jumlah Penduduk Kabupaten Nagekeo per Mei 2017, 163.501 Orang, Laki-Laki 80.754 orang, Perempuan 82.747 orang, Wajib KTP 118.034 orang, Pemegang KTP 77.764 orang, Jumlah Kepala Keluarga 35.881, Kepemilikan Akta Kelahiran 44.829

Layanan

P E L A Y A N A N

A. BIDANG KEPENDUDUKAN

PENERBITAN KARTU KELUARGA BARU KARENA MEMBENTUK RUMAH TANGGA BARU :

  1. Surat Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing
  2. Asli Surat Keterangan Pindah bagi penduduk yang pindah dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (SKPWNI) dari daerah asal.
  3. Asli Surat Keterangan Datang (SKD) bagi WNI yang datang dari luar negeri
  4. Asli Kartu Keluarga (KK) orang tua dari masing-masing pasangan suami istri (bagi yang membentuk rumah tangga baru)
  5. Foto copy Buku Nikah/ Akta Perkawinan
  6. Foto copy ijazah/ Akte kelahiran/Surat Permandian/ Surat Keterangan Lahir ( Semua anggota keluarga dalam KK untuk validasi data)
  7. Mengisi Formulir F1.01 ( yang ditandatangani oleh Kepala Keluarga, Kepala Desa/ Lurah dan Ketua RT )
  8. Mengisi Formulir F1.15 yang ditandatangani oleh Kepala Desa/ Lurah dan Camat ( bagi yang membentuk Rumah Tangga Baru).
  9. Mengisi Formulir F1.16 yang ditandatangani oleh Kepala Desa/ Lurah dan Camat  (bagi pengurangan anggota keluarga pada KK orangtua)
  10. Mengisi Formulir F1.05 dan F1.06 ( Jika ada Perubahan Biodata)

PENERBITAN KARTU KELUARGA BARU KARENA PENAMBAHAN ANGGOTA KELUARGA KARENA KELAHIRAN

  1. Asli Kartu Keluarga (KK)
  2. Foto copy Buku Nikah/ Akta Perkawinan Orangtua
  3. Foto copy ijazah/ Akte kelahiran/ surat permandian (semua anggota keluarga dalam Kartu Keluarga untuk validasi data)
  4. Surat Keterangan Lahir / Surat Permandian yang bersangkutan.
  5. Mengisi Formulir F1.01 ( yang ditandatangani oleh Kepala Keluarga, Kepala Desa/ Lurah dan Ketua RT )
  6. Mengisi Formulir F1.16 yang ditandatangani oleh Kepala Keluarga, Kepala Desa/ Lurah dan Ketua RT
  7. Mengisi Formulir F1.05 dan F1.06 ( Jika ada Perubahan Biodata)

PENERBITAN KARTU KELUARGA BARU KARENA  PENAMBAHAN ANGGOTA KELUARGA KARENA PINDAH DATANG

  1. Surat Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing
  2. Asli Surat Keterangan Pindah bagi penduduk yang pindah dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (SKPWNI) dari daerah asal.
  3. Asli Surat Keterangan Datang (SKD) bagi WNI yang datang dari luar negeri
  4. Asli Surat Keterangan Penduduk dari Desa/ Kelurahan Tujuan atas nama yang bersangkutan yang pindah datang.
  5. Paspor (bagi Orang Asing)
  6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi Orang Asing Tinggal Tetap.
  7. Asli Kartu Keluarga (KK) yang akan ditumpangi ( bagi yang menumpang KK)
  8. Foto copy Buku Nikah/ Akta Perkawinan ( bagi yang berstatus kawin )
  9. Foto copy Ijazah/ Akte kelahiran/Surat Permandian/ Surat Keterangan Lahir (semua anggota keluarga pada KK yang akan ditumpangi  untuk validasi data)
  10. Foto copy Buku Nikah/ Akta Perkawinan/ ijazah/ Akte kelahiran/Surat Permandian/ Surat Keterangan Lahir (semua anggota keluarga bagi yang pindah datang untuk validasi data)
  11. Mengisi Formulir F1.01 ( yang ditandatangani oleh Kepala Keluarga, Kepala Desa/ Lurah dan Ketua RT )
  12. Mengisi Formulir F1.16 yang ditandatangani oleh Kepala Desa/ Lurah dan Camat.
  13. Mengisi Formulir F1.05 dan F1.06 ( Jika ada Perubahan Biodata)

PENERBITAN KARTU KELUARGA BARU KARENA PENGURANGAN ANGGOTA KELUARGA KARENA PINDAH KELUAR

  1. Asli Kartu Keluarga (KK)
  2. Asli Surat Keterangan Pindah  dari  Desa /Lurah  (Bagi yang pindah antar kecamatan dalam satu kabupaten)
  3. Mengisi Formulir F1.31 ( Bagi yang pindah antar kecamatan dalam satu kabupaten)
  4. Asli Surat Keterangan Pindah  dari  Desa /Lurah dan mengetahui Camat  (Bagi yang pindah antar kabupaten atau antar propinsi )
  5. Mengisi Formulir F1.38 dan F1.39 ( Bagi yang pindah antar  kabupaten atau antar propinsi)
  6. Foto copy Buku Nikah/ Akta Perkawinan/ ijazah/ Akte kelahiran/Surat Permandian/ Surat Keterangan Lahir ( Semua anggota keluarga dalam KK untuk validasi data)
  7. Mengisi Formulir F1.01 ( yang ditandatangani oleh Kepala Keluarga, Kepala Desa/ Lurah dan Ketua RT )
  8. Mengisi Formulir F1.16 yang ditandatangani oleh Kepala Desa/ Lurah dan Camat.
  9. Mengisi Formulir F1.05 dan F1.06 ( Jika ada Perubahan Biodata)
 PENERBITAN KARTU KELUARGA BARU KARENA PENGURANGAN ANGGOTA KELUARGA KARENA KEMATIAN
  1. Asli Kartu Keluarga (KK)
  2. Surat Keterangan Kematian dari Desa / Lurah
  3. Mengisi Formulir F2.30 ( Pelaporan Kematian)
  4. Foto copy Buku Nikah/ Akta Perkawinan (bagi yang berstatus kawin)
  5. Foto copy  ijazah/ Akte kelahiran/Surat Permandian/ Surat Keterangan Lahir ( Semua anggota keluarga dalam KK untuk validasi data)
  6. Mengisi Formulir F1.01 ( yang ditandatangani oleh Kepala Keluarga, Kepala Desa/ Lurah dan Ketua RT )
  7. Mengisi Formulir F1.16 yang ditandatangani oleh Kepala Desa/ Lurah dan Camat.
  8. Mengisi Formulir F1.05 dan F1.06 ( Jika ada Perubahan Biodata)

 PENERBITAN KARTU KELUARGA  BARU KARENA  HILANG, RUSAK ATAU TERBAKAR

  1. Surat Keterangan Hilang / Terbakar dari Kepolisian /Kepala Desa/ Lurah
  2. KK yang rusak
  3. Fotocopy atau menunjukkan dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga ( KTP/ Akte)
  4. Dokumen Keimigrasian bagi Orang Asing.
  5. Foto copy Buku Nikah/ Akta Perkawinan/ ijazah/ Akte kelahiran/Surat Permandian/ Surat Keterangan Lahir (semua anggota keluarga untuk validasi data)
  6. Mengisi Formulir F1.01 ( yang ditandatangani oleh Kepala Keluarga, Kepala Desa/ Lurah dan Ketua RT ).
  7. Mengisi Formulir F1.15, yang ditandatangani oleh Kepala Desa/ Lurah dan Camat.

PENERBITAN KARTU KELUARGA  BARU KARENA KESALAHAN DATA PENDUDUK WARGA NEGARA INDONESIA (WNI) ATAU ORANG ASING DALAM KARTU KELUARGA LAMA

  1. Asli Kartu Keluarga (KK) lama
  2. Paspor ( bagi Orang Asing)
  3. Izin Tinggal Tetap ( bagi Orang Asing)
  4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi Orang Asing Tinggal Tetap
  5. Foto copy Buku Nikah/ Akta Perkawinan ( bagi yang berstatus kawin )
  6. Foto copy ijazah/ Akte kelahiran/ surat permandian (semua anggota keluarga dalam Kartu Keluarga untuk validasi data)
  7. Mengisi Formulir F1.01 ( yang ditandatangani oleh Kepala Keluarga, Kepala Desa/ Lurah dan Ketua RT )
  8. Mengisi Formulir F1.16  yang ditandatangani oleh Kepala Desa/ Lurah dan Camat.
  9. Mengisi Formulir F1.05 F1.06 ( Jika ada Perubahan Biodata)                                                                                                             

 PENERBITAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTORIK  (KTP-EL) BARU BAGI WARGA NEGARA INDONESIA (WNI)

  1. Telah berusia 17 (tujuh belas) tahun
  2. Sudah Kawin atau Pernah Kawin bagi yang berusia dibawah 17 (tujuh belas) tahun ( dibuktikan dengan foto copy buku nikah/ akte perkawinan).
  3. Surat Pengantar dari Desa/ Kelurahan
  4. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) yang telah divalidasi (KK terbitan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo sejak tanggal 01 Pebruari 2015)
  5. Fotocopy Akte Kelahiran / Ijazah.
  6. Surat Rekomendasi dari Operator Kecamatan bagi yang telah merekam dan bagi yang belum merekam agar merekam di kecamatan masing –masing.

 PENERBITAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTORIK  (KTP-EL) BARU BAGI ORANG ASING YANG MEMILIKI IZIN TINGGAL TETAP

  1. Telah berusia 17 (tujuh belas) tahun
  2. Sudah Kawin atau Pernah Kawin bagi yang berusia dibawah 17 (tujuh belas) tahun ( dibuktikan dengan foto copy buku nikah/ akte perkawinan).
  3. Surat Pengantar dari Desa/ Kelurahan
  4. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) yang telah divalidasi (KK terbitan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo sejak tanggal 01 Pebruari 2015)
  5. Fotocopy Akte Kelahiran / Ijazah.
  6. Paspor dan Izin Tinggal Tetap.
  7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  8. Surat Rekomendasi dari Operator Kecamatan bagi yang telah merekam dan bagi yang belum merekam agar merekam di kecamatan masing –masing.

 PENERBITAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTORIK  (KTP-EL)  KARENA PINDAH DATANG 

  1. Telah berusia 17 (tujuh belas) tahun
  2. Sudah Kawin atau Pernah Kawin bagi yang berusia dibawah 17 (tujuh belas) tahun ( dibuktikan dengan foto copy buku nikah/ akte perkawinan).
  3. Asli Surat Keterangan Pindah bagi penduduk yang pindah dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (SKPWNI) dari daerah asal.
  4. Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri yang diterbitkan instansi pelaksana bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari luar negeri karena pindah.
  5. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) yang telah divalidasi (KK terbitan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo sejak tanggal 01 Pebruari 2015)
  6. Fotocopy Akte Kelahiran / Ijazah.
  7. Surat Rekomendasi dari Operator Kecamatan bagi yang telah merekam dan bagi yang belum merekam agar merekam di kecamatan masing –masing.

 PERNERBITAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTORIK  (KTP-EL)  KARENA HILANG ATAU RUSAK  

  1. Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian
  2. KTP yang sudah rusak.
  3. Paspor atau Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing

 PENERBITAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTORIK  (KTP-EL)  KARENA PERUBAHAN DATA  

  1. KTP yang lama
  2. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) yang telah divalidasi (KK terbitan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo sejak tanggal 01 Pebruari 2015)
  3. Fotocopy Dokumen sebagai Dasar Perubahan ( Ijazah/ Akte/ Surat Keputusan Pengadilan)

B. BIDANG PENCATATAN SIPIL

PERSYARATAN AKTA KELAHIRAN

  1. Kartu keluarga asli;
  2. Akta perkawinan asli bagi yang sudah menikah;
  3. Surat permandian asli/surat rekomendasi dari pastor paroki jika belum permandian;
  4. Ijasah terakhir bagi yang sudah memiliki ijasah;
  5. Foto copy KTP orang tua rangkap satu (1);
  6. Foto copy KTP saksi 2 (dua) orang rangkap satu;
  7. Mengisi format surat keterangan kelahiran yang disiapkan dinas dan ditandatangani kepala desa/lurah;  formulir ( F-2. 01, F-2. 05 dan  F-2. 07)
  8. Bagi anak yang lahir sebelum orang tuanya BS/mencatatkan perkawinannya secara negara, maka status anak adalah anak ibu;
  9. Bagi anak yang lahir dari perkawinan yang telah sah menurut hukum agama dan belum melaporkan pencatatan perkawinan orang tuanya ke Dinas/belum BS maka wajib mengisi formulir pengesahan anak (F.2.40) yang di siapkan Dinas;

PERSYARATAN PROSES AKTA PERKAWINAN

  1. Kartu keluarga asli (untuk pasangan yang baru menikah lampirkan kartu keluarga asli dari masing-masing orang tua)
  2. Surat nikah asli;
  3. Surat permandian asli suami dan isteri atau Ijasah terakhir suami istri atau akta kelahiran suami istri;
  4. Foto copy KTP suami dan isteri;
  5. Foto copy KTP saksi dan wali masing-masing dua orang
  6. Mengisi formulir pencatatan  perkawinan yang disiapkan dinas; formulir ( F-2. 12)
  7. Foto copy KTP orang tua masing-masing suami dan istri;
  8. Bagi orang tua suami dan isteri yang sudah meninggal, lampirkan surat keterangan kematian dari desa/kelurahan;
  9. Pas foto gandeng latar merah 3 lembar ukuran 4x6;
  10. Map biasa warna hijau;

PERSYARATAN AKTA KEMATIAN

  1. Kartu keluarga asli ;
  2. Syarat lainnya sama dengan persyaratan yang diuraikan pada syarat akta kelahiran;
  3. Surat keterangan kematian dari desa/kelurahan atau rumah sakit/dokter
  4. Foto copy KTP orang tua yang bersangkutan;
  5. Foto copy KTP saksi 2 orang;
  6. Foto copy KTP pelapor;
  7. Mengisi formulir pelaporan kematian yang disiapkan dinas; formulir (F-2.30)
  8. Bagi orang tua yang sudah meninggal lampirkan surat keterangan kematian dari desa;
  9. Map biasa warna kuning;

PERSYARATAN PROSES AKTA HILANG

  1. Surat kehilangan dari kepolisian;
  2. Syarat lainnya sama dengan persyaratan yang diuraikan pada syarat akta kelahiran;

 PERSYARATAN PENGANGKATAN ANAK

  1. Surat penetapan pengadilan tentang pengangkatan anak;
  2. Kartu keluarga
  3. Kartu keluarga orang tua angkat dan orang tua kandung;
  4. KTP orang tua angkat dan orang tua kandung;
  5. KTP saksi 2 (dua) orang;
  6. Kutipan Asli Akte Kelahiran Anak;
  7. Kutipan akta perkawinan orang tua angkat dan orang tua kandung;
  8. Mengisi Formulir (F2.35)

 PERSYARATAN AKTA PENGAKUAN ANAK

  1. Kutipan Akta kelahiran asli;
  2. Surat pernyataan pengakuan anak oleh ayah dan di setujui oleh ibu dari anak yang bersangkutan;
  3. Surat penetapan pengadilan;
  4. Kartu keluarga;
  5. Foto copy KTP saksi 2 (dua) oang;
  6. Foto copy KTP ayah dan ibu anak yang bersangkutan;
  7. Foto copy kartu keluarga orang tua anak yang bersangkutan;
  8. Mengisi Formulir (F2.38)

 PEMBATALAN AKTA PENCATATAN SIPIL

Pembatalan akta pencatatan sipil dilaksanakan berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, Syarat : putusan pengadilan dan kutipan akta yang dibatalkan, Mengisi Formulir (F2.50);

PEMBETULAN AKTA PENCATATAN SIPIL

Pembetulan akta pencatatan sipil adalah pembetulan bagi akta yang mengalami kesalahan tulis redaksional, misalnya kesalahantulis huruf atau angka. Mengisi Formulir (F2.49);

PERUBAHAN NAMA

  1. Pencatatan perubahan nama dilaksanakan berdasarkan penetapan pengadilan;
  2. Wajib dilaporkan penduduk kepada dinas yang menerbitkan Akta Pencatatan Sipil paling lambat 30 hari sejak diterimanya salinan penetapan pengadilan;
  3. Mengisi Formulir (F2.41);

PENCATATAN PERUBAHAN STATUS KEWARGANEGARAAN

  1. Perubahan status kewarganegaraan dari warga Negara asing menjadi warga Negara Indonesia wajib dilaporkan penduduk ke dinas di tempat peristiwa perubahan status kewarganegaraan paling lambat 60 hari sejak berita acara pengucapan sumpah/pernyataan janji setia;
  2. Perubahan status kewarganegaraan dari Warga Negara Indonesia diluar wilayah kesatuan Republik Indonesia yang telah mendapatkan persetujuan dari Negara setempat, wajib dilaporkan oleh penduduk yang bersangkutan kepada Perwakilan Republik Indonesia;
  3. Mengisi Formulir (F2.42);

 

J a m :

Wednesday, 23 August 2017
Wednesday, 30 Dhu al-Qi'dah 1438
Asia - Makassar

Interaktif